Istri Melahirkan atau Persalinan Melalui Operasi Caesar, PNS (Suami) Dapat Hak Cuti

Diposting tanggal: 15-01-2018


Dengan diterbitkannya Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS memberikan ruang tersendiri bagi PNS laki-laki yang sudah menikah.

Kebijakan cuti ini mengakomodir bagi PNS laki-laki saat sang isteri akan melahirkan atau persalinan melalui operasi caesar dapat diberikan cuti karena alasan penting (CAP).

Dilansir dari laman resmi BKN, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menyampaikan bahwa pengajuan CAP untuk mendampingi isteri tersebut disertai dengan melampirkan surat keterangan rawat inap.

Kebijakan alasan pengajuan CAP pada huruf E poin (3) juga diperuntukkan bagi PNS yang ditempatkan pada perwakilan Republik Indonesia yang rawan dan atau berbahaya guna memulihkan kondisi kejiwaan PNS yang bersangkutan.

Aturan cuti terbaru ini juga memberikan kesempatan bagi PNS yang menjalani program untuk mendapatkan keturunan dapat mengajukan cuti di luar tanggungan negara sebagai alasan pribadi dan mendesak yang tertuang dalam huruf G poin (2).

Selain mengakomodir ketiga kebutuhan pribadi dan mendesak tersebut, kebijakan cuti PNS dalam Perka BKN ini menetapkan aturan cuti bersama yang tidak tertuang dalam regulasi sebelumnya.

Pada huruf F poin (2) dan (3) dijelaskan bahwa cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan dan bagi PNS yang karena jabatannya tidak diberikan hak atas cuti bersama, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak diberikan. Secara teknis kebijakan ini akan ditetapkan melalui keputusan Presiden.

 

Download Perka BKN Nomor 24 Tahun 2017




Bagikan ke Teman:

Dibaca : 487 Kali


  • ON FACEBOOK
  • ON TWITTER

  • ON INSTAGRAM
  • CHANNEL YOUTUBE
  • DAKDAJKAJ
  • KONTAK ADMIN
  • DADHAJDKAJD
  • KUNJUNGAN

  • Hak cipta © BKPPD Kabupaten Pohuwato.
    Semua Hak Dilindungi.
    Dikelola oleh Bidang Sistem Informasi Kepegawaian