Kepala BKPP Hadiri Rakor Penerapan Manajemen ASN Berbasis Sistem Merit pada Instansi Daerah

Diposting tanggal: 09-11-2018


POHUWATO – Kepala BKPP Kabupaten Pohuwato, Fitriyani H. Lasantu mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Penerapan Manajemen ASN berbasis Sistem Merit pada instansi Daerah, yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB melalui Kedeputian Bidang SDM Aparatur di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis, 8 November 2018.

Acara yang dibuka oleh Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN RB Setiawan Wangsaatmaja, dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah di Indonesia.

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang saat ini tengah dilakukan pemerintah, merupakan langkah awal mewujudkan Smart Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2024. Demikian disampaikan Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja saat pembukaan Rapat Koordinasi Penerapan Manajemen ASN berbasis Sistem Merit pada Instansi Daerah, melansir laman resmi Kemenpan RB.

Dalam kesempatan tersebut Setiawan menyampaikan bahwa terdapat beberapa poin yang harus dimiliki Smart ASN di Tahun 2024, seperti berintegritas yang diwujudkan melalui seleksi CPNS menggunakan sistem Computer Assissted Test (CAT). Dalam hal ini, kemampuan peserta tes menentukan lolos atau tidaknya tanpa ada bantuan dari pihak manapun.

“Poin kedua yang harus dimiliki Smart ASN adalah nasionalisme, yang diwujudkan dengan tiga soal tes yang ada pada tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). TWK tahun 2018 berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, bukan dengan hafalan namun memahami esensi sebuah kejadian atau peristiwa,” katanya.

Poin ketiga harus memiliki wawasan global, karena tidak dapat dipungkiri saat ini dunia telah memasuki revolusi industri 4.0 yang ditunjukkan dengan penggunaan teknologi informasi. Jika aparatur negara tidak memiliki wawasan global maka tidak dapat mengantisipasi isu yang berkembang di dunia.

Hal lain dan mutlak dimiliki adalah kemampuan menggunakan IT dan berbahasa asing. Selain itu, Setiawan menyebutkan ASN perlu memiliki jiwa hospitality atau jiwa melayani, dimana sebagai aparatur negara dituntut harus mau melayani masyarakat dan menjadikan pelayanan sebagai tugas utama.

“Dan yang terakhir, ASN harus memiliki networking atau jaringan yang luas. Tahun 2024 ASN harus berkelas dunia,” tandasnya.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan diskusi perihal manajemen ASN dengan narasumber Sesdep SDMA Kemenpan RB Herman Suryatman, Asisten Komisioner Bidang Pengkajian & Pengembangan KASN Anggara Hayun Anujuprana, serta Kabid Pengembangan Karier SDM Aparatur Kemenpan RB, Wiratno Budi Santoso. (abo)




Bagikan ke Teman:

Dibaca : 245 Kali


responsive image Responsive image Responsive image
  • ON FACEBOOK
  • ON TWITTER

  • ON INSTAGRAM
  • CHANNEL YOUTUBE
  • DAKDAJKAJ
  • KONTAK ADMIN
  • DADHAJDKAJD
  • KUNJUNGAN

  • Hak cipta © BKPPD Kabupaten Pohuwato.
    Semua Hak Dilindungi.
    Dikelola oleh Bidang Sistem Informasi Kepegawaian