Asisten Ekbang Membuka Pelaksanaan Ujian Seleksi PPPK Tahap I Kabupaten Pohuwato

Diposting tanggal: 23-02-2019


POHUWATO – Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Pohuwato selaku pelaksana harian (plh) Sekretaris Daerah, Dra.Hj. Rusmiati Pakaya, M Pd, didampingi Sekretaris BKPP Pohuwato membuka dengan resmi pelaksanaan ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Instansi Pemkab Pohuwato, Sabtu (23/2) bertempat di SMA Negeri 1 Marisa.

Dihadiri oleh Kepala Bidang PA, Kepala Bidang Sinka dan seluruh unsur panitia, baik yang masuk dalam Tim Seleksi Administrasi maupun pihak SMA Negeri 1 Marisa sebagai tempat penyelenggaraan ujian seleksi.

Dalam laporan kegiatannya, Kabid Pendayagunaan Aparatur, Lukman Husain menjelaskan bahwa seleksi yang menggunakan CAT Ujian Nasional Berbasis Komputer atau CAT UNBK Kemendikbud ini akan berlangsung hanya 1 sesi saja, karena hanya diikuti oleh 23 peserta yang terdiri dari 13 Tenaga Pendidik eks THK-II, dan 11 THL-TB penyuluh pertanian.

Dengan Rinciannya, untuk jabatan tenaga pendidik yang masuk sesuai data pada portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) berjumlah 22 orang. Terdapat 5 peserta yang tidak bisa melanjutkan proses registrasi karena belum memiliki ijazah S1, karena syarat utama yang dapat melanjutkan pendaftaran yakni mempunyai kualifikasi pendidikan minimal S-1 dan masih aktif mengajar sampai saat ini. 2 peserta sudah meninggal dunia dan 2 peserta lagi tidak melakukan proses pendaftaran hingga hari terakhir. Sehingga jumlah keseluruhan yang mendaftar hanya 13 orang.

Bagi THL-TB Penyuluh Pertanian yang masuk sesuai daftar dari panselnas berjumlah 13 peserta. Yang melakukan proses pendaftaran sebanyak 10 peserta. 2 peserta sudah berstatus CPNS sejak tahun 2017 dari formasi khusus THL-TB Kementan. Dan 1 peserta tidak dapat melanjutkan proses pendaftaran karena masa kerja belum mencapai 5 (lima) tahun.

Asisten Ekbang dalam sambutannya memberikan semangat kepada peserta untuk mengikuti seleksi ini dengan serius dan menggunakan kesempatan ini dengan baik.

“Saya harap semua bersungguh-sungguh dan menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena hal ini adalah sesuatu yang luar biasa, sebab diluar sana banyak teman-teman dan saudara-saudara kita yang menunggu kesempatan ini, apalagi yang telah mengabdi sekian tahun”, ujarnya.

Dan yang menentukan lulus gugurnya bapak dan ibu, lanjutnya, adalah hasil ujian yang akan diikuti sebentar nanti, bukan pemerintah daerah.

“Seleksi Ujian ini insya Allah, seluruh peserta yang hadir ini akan masuk passing grade, sangat disayangkan kalau nanti kesempatan ini tidak digunakan baik-baik. Bahwa siapa nanti yang akan terjaring lolos adalah mereka yang memenuhi nilai ambang batas atau yang kita kenal dengan passing grade. Nah, insya Allah semuanya akan memenuhi passing grade. Karena bukan pemerintah daerah yang menentukan lulus dan gugurnya peserta, melainkan dari hasil ujian dan akan ditentukan oleh Panselnas, oleh sebab itu gunakan kesempatan ini dengan baik”, Pintanya.

“Ternyata bahwa siapa saja yang bisa melewati atau memenuhi passing grade, maka insya Allah akan berkesempatan menjadi PPPK. Ini sesuatu yang luar biasa, karena hak yang diterima bapak dan ibu nanti sama dengan hak PNS”, ungkapnya seraya menjelaskan kesamaan hak PNS dan PPPK diantaranya memiliki gaji, tunjangan kinerja dan tunjangan-tunjangan yang lain, kecuali pensiun.

Diakhir sambutannya, Asisten Ekbang, Rusmiyati Pakaya berharap agar ada seleksi PPPK tahap kedua agar lainnya dapat terakomodir, yang nantinya tetap akan disesuaikan dengan melihat kebutuhan daerah akan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. (rw)




Bagikan ke Teman:

Dibaca : 174 Kali


responsive image Responsive image Responsive image
  • ON FACEBOOK
  • ON TWITTER

  • ON INSTAGRAM
  • CHANNEL YOUTUBE
  • DAKDAJKAJ
  • KONTAK ADMIN
  • DADHAJDKAJD
  • KUNJUNGAN

  • Hak cipta © BKPPD Kabupaten Pohuwato.
    Semua Hak Dilindungi.
    Dikelola oleh Bidang Sistem Informasi Kepegawaian