Dokumen Apa Saja Yang Menjadi Syarat Usul Penetapan NIP CPNS? Berikut Penjelasannya

Diposting tanggal: 08-11-2020


POHUWATO - Peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 diarahkan melakukan pemberkasan usul penetapan NIP secara digital melalui akun masing-masing peserta di SSCN.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada seleksi tahun ini Panselnas BKN memproses penetapan NIP CPNS formasi 2019 secara digital melalui aplikasi DocuDigital. Berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS, peserta yang lolos CPNS harus melampirkan persyaratan yang diunggah pada website. Lampiran berkas yang diunggah ini akan digunakan sebagai dasar pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Proses Penetapan NIP ini dimulai tanggal 1 hingga 30 November 2020, namun demikian Panitia Seleksi Nasional membatasi hingga tanggal 15 November 2020.

Dokumen apa saja yang harus diunggah oleh peserta CPNS yang dinyatakan lulus? berikut rinciannya:

1). Pas foto terbaru berpakaian formal warna dominan putih dengan latar belakang berwarna merah, menggunakan jilbab hitam bagi wanita yang berjilbab.

2). Ijazah asli yang digunakan saat pengangkatan. Perlu diketahui bahwa Peserta tidak dapat menambahkan Pendidikan yang setingkat dengan Pendidikan yang digunakan untuk melamar, atau Pendidikan yang setingkat lebih tinggi. Misal Pendidikan yang digunakan untuk melamar adalah S-1  Sistem Informasi. Lalu Peserta ingin menambahkan Pendidikan S-2 nya. Penambahan tidak dapat dilakukan, karena S-2 adalah setingkat lebih tinggi dari S-1. Pilihan S-2 nya tidak akan muncul. Atau jika Peserta memiliki dua degree S-1 lalu ingin menambahkan Pendidikannya misal S-1 Manajemen. Tidak akan bisa juga diinput karena tingkat pendidikannya setingkat dengan S-1  Sistem Informasi yang digunakan untuk melamar.

3). Transkrip asli yang digunakan saat pengangkatan.

4). Surat Pernyataan 5 poin (Klik Untuk DOWNLOAD). Surat pernyataan diketik dengan format A4, menggunakan huruf arial 11, dan ditandatangani diatas materai Rp.6000.

(5). Surat Pernyataan Pengabdian di Kabupaten Pohuwato selama 10 (sepuluh) tahun (Klik Untuk DOWNLOAD). Surat pernyataan pengabdian diketik dengan format A4, menggunakan huruf arial 11, dan ditandatangani diatas materai Rp.6000.

(6). Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku saat pemberkasan.

(7). Surat Keterangan Sehat Jasmani dari dokter yang berstatus PNS di Rumah Sakit Umum Daerah Bumi Panua Kabupaten Pohuwato.

(8). Surat keterangan Sehat Rohani dari dokter yang berstatus PNS di Rumah Sakit Tani dan Nelayan dan Rumah Sakit Ainun Habibie.

(9). Surat keterangan tidak mengonsumsi/menggunakan narkoba, psikotropika, serta zat-zat adiktif lainnya dari Badan Narkotika Kabupaten Pohuwato.

(10). Bukti pengalaman kerja yang telah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang (apabila memiliki masa kerja),

(11). Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang sudah ditandatangani. Dokumen DRH diperoleh melalui hasil inputan DRH Perorangan dan DRH Riwayat di akun SSCN.

(12). Bukti Screenshoot data mahasiswa di halaman Forlap Dikti atau Forum Laporan Pendidikan Tinggi yang merupakan kumpulan data perguruan tinggi secara nasional yang dikelola Pusat Data dan Informasi Iptek Dikti.

(13). Surat Lamaran (Klik Untuk DOWNLOAD). Menggunakan kertas bergaris, ditulis tangan, huruf kapital tinta hitam dan ditandatangani diatas materai Rp.6000.

(14). STR bagi tenaga kesehatan. STR yang digunakan adalah pada saat pendaftaran.

(15). Akta IV dan Sertifikat Pendidik (Serdik) bagi tenaga Guru.

 

Adapun syarat dan ukuran dokumen yang harus di upload, adalah sebagai berikut :

(1). Scan ijazah asli yang digunakan saat pengangkatan, dibuat multipage dengan dokumen bukti data mahasiswa dan Perguruan Tinggi pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (Forlap Dikti), Akta IV dan Sertifikat Pendidik untuk tenaga pendidikan serta STR untuk tenaga kesehatan. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload di form File Ijazah.

(2). Scan transkrip nilai asli yang digunakan saat pengangkatan. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload pada form File transkip nilai.

(3). Scan surat pernyataan 5 (lima) point, dibuat multipage dengan dokumen Surat Pernyataan Pengabdian di Kabupaten Pohuwato. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload pada form File Surat Pernyataan 5 point.

(4). Scan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku pada saat melamar CPNS. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload pada form File SKCK.

(5). Scan Surat Keterangan Sehat Jasmani, dibuat multipage dengan hasil diagnosa kesehatan jasmani dan Surat Keterangan Sehat Rohani beserta diagnosanya. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload pada form File surat keterangan sehat.

(6). Scan Surat Keterangan tidak mengonsumsi/menggunakan narkoba, psikotropika, serta zat-zat adiktif lainnya dari Badan Narkotika Kabupaten Pohuwato. Dibuat multipage dengan hasil diagnosa/pemeriksaan. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload pada form File surat keterangan bebas narkotika.

(7). Scan bukti pengalaman kerja (apabila memiliki masa kerja), yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload pada form File scan bukti pengalaman kerja.

(8). Scan Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang sudah ditandatangani diatas materai Rp.6000. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload pada form File DRH.

(9). Scan Surat Lamaran yang telah ditandatangani diatas materai Rp.6000. File dalam bentuk PDF dengan ukuran file maksimal 500 kb dan diupload pada form File surat lamaran.

(10). Pas foto dengan ukuran maksimal 200 kb, dengan ektensi file JPG. File foto diunggah pada halaman pengisian Daftar Riwayat Hidup. (rw)




Bagikan ke Teman:

Dibaca : 502 Kali


Hak cipta © BKPPD Kabupaten Pohuwato.
Semua Hak Dilindungi.
Dikelola oleh Bidang Sistem Informasi Kepegawaian