BKPSDM Minahasa Tenggara Pelajari Layanan Kepegawaian Terintegrasi dan Penerapan e-Kinerja di Pohuwato

Diposting tanggal: 14-10-2021


POHUWATO – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara kembali melakukan studi tiru di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Pohuwato, Kamis (14/10/2021). Sebelumnya di tahun 2020, BKPSDM Kabupaten Minahasa Tenggara juga pernah melakukan kunjungan studi tiru ke BKPP Pohuwato, mempelajari tahapan pengelolaan dan penerapan layanan kepegawaian secara paperless. Di Tahun 2021 ini, BKPSDM Minahasa Tenggara ingin mempelajari tentang Digitalisasi layanan kepegawaian terintegrasi dan Penerapan e-Kinerja.

Rombongan Kunjungan studi tiru BKPSDM Minahasa Tenggara yang dipimpin Kepala Bidang Kinerja Aparatur dan penghargaan BKPSDM Mitra, Billy S. Y. Munaiseche,S.IP diterima oleh Kepala BKPP yang diwakili Kepala Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Syaiful Safril dan Kepala Bidang Kajian Pengembangan Aparatur dan Diklat, Rahmat Ma’ruf, di ruang Meeting BKPP.

Studi tiru dimaksud dalam rangka melihat sejauh mana pelaksanaan dan penerapan layanan kepegawaian secara digitalisasi dan terintegrasi serta sistem penilaian kinerja di Kabupaten Pohuwato, terutama yang berhubungan dengan pemberian tunjangan-tunjangan penghasilan pegawai.

“Tujuan kunjungan kami di Kabupaten Pohuwato untuk kedua kalinya ini adalah dalam rangka melihat sejauh mana pelaksanaan dan penerapan digitalisasi layanan kepegawaian serta sistem penilaian Kinerja di Pohuwato, terutama yang berhubungan dengan pemberian tunjangan-tunjangan penghasilan pegawai” Kata Billy menjelaskan maksud kedatangannya bersama rombongan.

Lebih lanjut Billy menyampaikan, BKPSDM Mitra juga ingin mengetahui sejauh mana proses layanan di front office BKPP, terutama pada proses layanan kepegawaian satu pintu. Ia juga menyampaikan bahwa studi tiru di Kabupaten Pohuwato juga atas rekomendasi Kantor Regional XI BKN Manado.

Sementara itu, Syaiful Safril menyampaikan rasa senangnya atau kunjungan ini. Terkait dengan layanan kepegawaian satu pintu dan penerapan layanan kepegawaian berbasis paperless di Kabupaten Pohuwato, pihaknya saat ini sedang mengembangkan aplikasi yang digunakan untuk mendukung kebijakan BKN yang menerapkan DOCUDigital BKN dan Aplikasi Maleo BKN XI Manado melalui aplikasi Sistem Elektronik Pelayanan Administrasi Kepegawaian Terpadu (SEPAKAT) yang dibangun mandiri oleh pihak BKPP.

“Kami membangun Aplikasi Sepakat Pohuwato untuk mempermudah proses layanan kepegawaian berbasis paperless ke Kantor Regional XI BKN Manado melalui aplikasi Maleo 1.9 dan ke BKN Pusat melalui aplikasi DOCUDigital”, terangnya.

Terkait dengan layanan di front office, BKPP telah menerapkan layanan satu pintu sejak tahun 2010 silam, dan untuk proses surat menyurat kami sudah membangun satu aplikasi di front office pada tahun 2019, yakni aplikasi Sistem Manajemen Arsip Surat (SMART).

“Surat menyurat, khususnya di lingkup Badan Kepegawaian telah secara digitalisasi, mulai dari perekaman surat masuk dan surat keluar, hingga ke proses disposisi pimpinan”, ujarnya.

Sementara untuk aplikasi e-Kinerja, menurut Syaiful, Pemerintah Kabupaten Pohuwato telah 3 (tiga) kali melakukan pengembangan pada aplikasi. Pengembangan ini disebabkan adanya regulasi-regulasi terbaru tentang Sasaran Kinerja Pegawai.

“Saat selesai pengembangan tahap 2 di akhir tahun 2020 dan mau kita terapkan di tahun 2021, terbit Permenpan RB Nomor 8 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil. Sehingga kami menyesuaikan kembali dengan regulasi yang ada dan akan kita terapkan per 1 Januari 2021 untuk perhitungan kinerja 60% dan terintegrasi dengan Sistem Informasi Kehadiran Pegawai (SIKAP-ASN) untuk perhitungan disiplin waktu kerja sebesar 40%”, ungkapnya.

“Kedua sistem ini terintegrasi, nantinya saling terhubung dengan informasi secara real time. Satu contoh, ketika PNS tidak melakukan absensi di hari kerja, maka yang bersangkutan tidak dapat mengisi kinerja hariannya untuk pemenuhan 300 menit per hari”, Ujar Syaiful.

Mengakhiri diskusi, Sekban Yusni Rahman yang turut hadir pada sesi terakhir pertemuan, mengungkapkan keinginannya untuk melakukan kunjungan studi ke BKPSDM Kabupaten Minahasa Tenggara. Ia meyakini, bahwa pasti ada juga hal yang baru di BKPSDM Mitra yang ingin dipelajari dan nantinya diterapkan di Kabupaten Pohuwato. (rw)




Bagikan ke Teman:

Dibaca : 141 Kali


Hak cipta © BKPPD Kabupaten Pohuwato.
Semua Hak Dilindungi.
Dikelola oleh Bidang Sistem Informasi Kepegawaian