Pentingnya Membangun Semangat Kerja Dalam Organisasi

Diposting tanggal: 30-04-2018


Tugas utama pemerintahan terhadap rakyatnya adalah memberikan pelayanan dalam rangka memenuhi kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat. Dalam melaksanakan tugas pemerintah, Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur Aparatur Negara dan Abdi Masyarakat dituntut untuk dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara professional, jujur, adil dan merata dengan dilandasi kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sebagai PNS melaksanakan tugas dalam suatu organisasi pemerintah merupakan suatu kewajiban yang tidak dapat ditawar, apalagi menyangkut pelayanan kepada masyarakat. Dalam melaksanakan tugas tersebut tentunya memiliki suatu tujuan yang sama, yaitu mengharapkan hasil yang baik dan maksimal sebagaimana telah ditentukan oleh pimpinan dalam visi dan misi organisasi. Untuk mendapatkan hasil kerja yang maksimal sesuai dengan tujuan organisasi, salah satu faktor yang harus dibangun dan dimiliki pegawai adalah semangat kerja.

Semangat kerja mencerminkan kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan sehingga pekerjaan lebih cepat dapat diselesaikan dan hasil yang lebih baik dapat dicapai. Semangat kerja dapat timbul karena dorongan faktor internal maupun eksternal atau kedua-duanya.

Faktor Internal

Semangat kerja yang timbul dari factor internal (dari dalam) bersumber dari pribadi atau individu, yaitu adanya motivasi diri untuk terus mengejar atau menggapai apa yang diinginkan, pantang menyerah serta tidak gampang putus asa. Setiap orang dalam bekerja pasti mempunyai harapan dan keinginan yang akan dicapainya, upaya untuk meraih keinginan dan harapan tersebut adalah dengan menjalani tugas dan pekerjaan yang telah dipercayakan padanya dengan ikhlas, yakin dan penih tanggung jawab. Janganlah selalu mengedepankan hak tetapi penuhilah kewajiban-kewajibannya terlebih dahulu. Apabila kewajiban telah kita penuhi bukan tidak mungkin haknya akan kita peroleh.

Perlu ditanamkan adanya rasa Sense of belonging dalam diri kita, cintailah pekerjaan karena dari pekerjaan itu kita mendapatkan penghargaan, kepuasan, kedudukan, aktualisasi diri dan kesejahteraan dimana tidak setiap orang akan mendapatkannya. Dengan mencintai pekerjaan manakala kita dihadapkan pada pekerjaan yang berat sekalipun, kita akan menghadapinya dengan optimis, karena suatu masalah dalam pekerjaan merupakan tantangan disamping sebagai suatu proses pendewasaan diri, sehingga ada rasa kebanggaan apabila dapat mengatasinya.

Sense of belonging terhadap pekerjaan dapat terus dikembangkan terhadap institusi, lingkungan kerja, suasana kerja, maupun rekan sekerja, rasakan kebahagiaan kerjasama dan pertemanan itu, maka pekerjaan pun akan terasa menggembirakan bahkan mengasyikkan. Ada ungkapan mengatakan “Happy employee is productive employee” pegawai yang gembira adalah pegawai yang mempunyai hasil kerja yang maksimal. “Happy employee has spirit of work” dan pegawai yang gembira mempunyai semangat dalam bekerja.

Faktor Eksternal

Semangat kerja yang timbul dari faktor eksternal (dari luar) adalah semangat kerja yang tumbuh dari diri pegawai yang disebabkan adanya motivasi dari pimpinan. Motivasi itu sendiri merupakan proses pemberian motif (penggerak) kepada bawahan sedemikian rupa, sehingga mereka mau bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Oleh karena itu pemberian motivasi atau dorongan oleh seorang pimpinan merupakan suatu kewajiban yang harus dijalankan agar timbul semangat kerja yang tinggi dalam diri pegawai, karena keberhasilan kerja pegawai diantaranya tergantung dari motivasi yang diberikan pimpinan.

Semangat kerja pegawai sedikit banyak dipengaruhi pula oleh sikap dan perilaku pimpinan. Perilaku pimpinan yang baik yaitu, seorang pimpinan harus selalu berpikir positif, selalu antusias, mampu memahami dan menghargai bawahan, tetap tenang dalam situasi sulit, penuh optimis, menjelaskan kesalahan pada waktu dan tempat yang tepat, memberi perintah dengan gaya meminta tolong, bersikap kooperatif dan tidak lupa memberikan reward atau punishment. Adanya keteladanan sikap dan perilaku pimpinan, disamping pemberian motivasi akan memberikan dorongan bagi pegawai untuk bekerja dengan semangat, sehingga akan mewujudkan kinerja yang lebih baik.

Pentingnya Semangat Kerja

Setiap instansi selalu berusaha agar kinerja pegawainya dapat terus ditingkatkan, untuk itu pimpinan perlu mencari solusi untuk menumbuhkembangkan semangat kerja pegawai. Hal ini penting karena dengan semangat kerja, maka akan mendorong pegawai bekerja lebih baik dan produktif, sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.

Semangat kerja menggambarkan perasaan yang berhubungan dengan jiwa seorang pegawai. Apabila pegawai tampak merasa senang, optimis dalam tugas serta ramah satu sama lain, maka akan terlihat semangat yang tinggi dalam bekerja. Sebaliknya apabila pegawai tampak tidak merasa puas, mudah tersinggung dan marah, suka membantah dan pesimis dalam tugas, maka reaksi ini dapat mengakibatkan rendahnya semangat dalam bekerja.

Dengan demikian semangat kerja menggembirakan perasaan senang individu atau kelompok yang mendalam dan puas terhadap pekerjaan, kerja sama dengan lingkungan kerjanya serta mendorong untuk bekerja secara lebih baik dan maksimal.

Semangat kerja pegawai mempunyai kontribusi yang positif dan sangat penting bagi organisasi, karena :

  1. Akan mengurangi angka absensi dan ketidakhadiran dengan alas an yang tidak jelas, sehingga akan terwujud disiplin dalam bekerja;
  2. Pekerjaan diselesaikan tepat waktu sehingga akan terwujud pelayanan yang efisien;
  3. Tingkat kesalahan dalam bekerja akan semakin kecil, sehingga keluhan masyarakat terhadap pelayanan publik dapat diminimalisir dan terwujudlah pelayanan yang efektif;
  4. Pegawai akan merasa senang, ikhlas dan penuh tanggungjawab dalam bekerja, sehingga akan terwujud kepuasan kerja;
  5. Pegawai bekerja dengan optimis dan penuh minat terhadap hal-hal yang baru, sehingga terwujudlah berbagai inovasi dalam bekerja.

Pegawai yang memiliki semangat kerja yang tinggi memungkinkan mereka mencapai sesuatu yang diinginkan dalam kehidupannya, seperti karir yang mantap, penghasilan yang memadai, kedudukan dan aktualisasi diri. Peningkatan kinerja tidak berarti pegawai lebih lama atau lebih keras lagi dalam bekerja, namun lebih banyak menekankan hasil pada perencanaan yang tepat serta didukung teknologi baru dan cara kerja yang lebih baik. Selain itu, kinerja yang baik tergantung pada usaha yang penuh kesadaran dari tiap-tiap pegawai yang tercermin dari semangat kerjanya. Mari kita buktikan!




Zet A. Hunowu, S.AP


Pengelola Penyelenggaraan Diklat Aparatur pada Bidang Kajian Pengembangan Aparatur dan Diklat
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Pohuwato

Artikel ini dimuat pada Buletin Kepegawaian Edisi IV, Terbit bulan Mei 2018

ARTIKEL LAINNYA


Pentingnya Membangun Semangat Kerja Dala...

Tugas utama pemerintahan terhadap rakyatnya adalah memberikan pelayanan dalam rangka memenuhi kebutuha

Membentuk The Right Man In The Right Pla...

Manajemen sangatlah penting sekali dalam bidang apapun, dalam organisasi apapun, instansi apapun, tanp

Interaksi Dalam Organisasi Dengan Gaya K...

Pernahkah Anda merasa suit untuk mengkomunikasikan pemikiran Anda dengan orang lain? Atau Anda merasa

Tim redaksi menerima tulisan berupa artikel/opini seputar Manajemen Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Aparatur. Silakan kirimkan tulisan Anda, dengan cara klik tombol dibawah

Hak cipta © BKPPD Kabupaten Pohuwato.
Semua Hak Dilindungi.
Dikelola oleh Bidang Sistem Informasi Kepegawaian